Memintamu dalam do’a adalah pilihanku
4 mins read

Memintamu dalam do’a adalah pilihanku

# memintamu dalam doa adalah pilihanku#

Saat aku tak sengaja melihat fhoto dari seorang  laki-laki impian, yang kebetulan waktu ku membuka beranda facebook, langsung terlihat statusnya yang dimana beserta dengan fhotonya tersebut, ya Allah tampan sekali, ngelihatnya adem, terasa sejuk sekali di pandang mata, namun aku mengetahui bahwa perempuan di suruh untuk menjaga pandangannya, masya Allah dilihat hanya sekilas namun menggetarkan qolbuku, membuat hatiku jadi rindu padanya, meskipun rumahnya tak jauh dari tempat aku bekerja sehari-hari, saat akan mau ku menyukai statusnya, namun seakan ada yang berbisik padaku, jangan nia, jangan, lebih baik kau minta saja langsung pada tuhan yang menciptakan hatinya, yang mampu membolak balikkan hati manusia, hingga akupun memutuskan untuk lebih memilih menyukainya dalam diam tanpa mengumbarnya dan memberitahukannya meski hanya menyukai dari status yang di buatnya di beranda facebook, jujur aku mulai menyukainya, karena ilmu, iya karena orangnya sangat paham agama, adabnya sangat terjaga, tampan pula anak orang yang berilmu.

ya Allah, engkau tau apa yang terbaik bagi setiap hambamu, maha mengetahui segala rahasia termasuk rasa cinta dan suka pada hambamu yang satu itu, engkaupun sudah menaruh hati rasa suka dan cinta maka engkau pula yang mampu untuk mencabutnya,  ya Allah hapuskanlah rasa ini yang tertuju padanya, hamba tau hamba belum pantas baginya laki-laki yang sangat tampan itu , sholeh lagi, jadi imam sholat berjamaah, menjadi panutan bagi orang lain. Orang seperti ini ya Allah yang hamba dambakan, yang bisa membawa hamba pada ridho engkau, jika memang terbaik bagi hamba dekatkanlah ya Allah, namun jika bukan yang terbaik, dan malah menjauhkan diri ini pada engkau maka, hapuskakanlah secara pelan-pelan rasa yang ada padanya.

Begitulah yang aku minta dan berdoa pada Allah SWT, selesai kami pulang dari sekolah, karena tadi sore ada temanku yang mengajak untuk mengaji ke pesantren masjid di sekolah, dimana disana kami membaca sholawat pada rasululullah SAW, secara bersama-sama. “ Nia, mau ikut ayok ke masjid sekolah”,  “iya aku mai ikut,” kataku kegirangan, waktu itu karena jujur aku kepengen sekali untuk selalu menghadiri dimana sholawat rasululullah dilantunkan, iya sehingga aku teringat pernah ada keinginan untuk supaya di lombok timur diadakannya acara kajian pemcaaan sholawat nabi sholalahualaihi wasalli, “hamba mohon kabulkan lah doa hamba ya Allah Aamiin”, kataku waktu itu meski gumaman dalam hati namun juga bisa berarti sebuah doa yang diriku sangat berkeinginan sekali untuk melantunkan sholawat secara bersama-sama. namun siapa lagi kesana, Tanpa sengaja, kebetulan waktu itu namanya adalah hani temanku satu sekolah dan berkerja bersama pula setiap harinya, hingga akupun menyadari Allah berikan kesempatan emas bagiku, hingga aku sanggupi ajakan temanku itu, meskipun acaranya malam hari.

Hani, masya Allah sejuk sekali lantunan dan bacaan sholawat tersebut, menyentuh hati dan meneteskan air mata, hingga benar akuun waktu itu menetes dan sampai emnangis hatiku saat melantunkan sholawat nabi “ ya nabi salam alaika, ya rasul salam alaika, ya habib salam alaika, sholawatullah alaika.

“Masya Allah, diakah laki-laki yang saat itu aku dambakan, yang saat itu aku puja dan aku pinta dalam doaku, tepat waktu itu aku berhadapan dengannya meski sangat jauh, karena antara tempat laki-laki dan perempuan dipisah, artinya laki-laki di depan sedangkan perempuannya di belakang, namun meskipun dalam keadaan demikian, sholawat yang kami baca tersebut sangat tersa bahwa rasululullah waktu itu sangat terasa dekat sekali, bahkan diriku sampai menangis saking merdunya bacaan sholawat tersebut, nah dari sinilah mulai tumbuh benih-benih cinta dan rasa suka tersebut pada seorang laki-laki yang didambakan banyak orang terutama kaum wanita.

Hingga tak terasa datanglah waktu isya, dan imamnya pun dia seorang laki-laki yang sama yang aku dambakan bahkan sampai sekarang. Yang namanya belum aku tahu sampai sekarang, namun tak lupa selalu ku sebut dalam doaku, karena aku yakin, Allah kan berikan jalan petunjuk bagiku dalam menghadapi masalah ini, sungguh aku yakin dan selalu yakin karena Allah berikan ujian pasti ada solusi darinya, intinya tetaplah untuk selalu bersyukur dan selalu bersyukur dalam hidup ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *